Jumat, 12 Mei 2017

Ukuran lapangan ,Teknik ,dan Pertaturan Lompat Jauh


LOMPAT JAUH

Pengertian Lompat Jauh

             Lompat jauh termasuk dalam salah satu cabang atletik pada nomor lompat. Lompat jauh adalah olahraga yang menggabungkan kecepatan (speed), kekuatan (stenght), kelenturan (flexibility), daya tahan (endurance), dan ketepatan (acuration) dalam upaya untuk memperoleh jarak lompatan sejauh-jauhnya. Para peneliti membuktikan bahwa suatu prestasi atletik lompat jauh bergantung pada kecepatan dari pada awalan atau ancang-ancang. Oleh karena itu, di samping memiliki kemampuan sprint yang baik juga harus didukung dengan kemampuan dari tolakan kaki atau tumpuan yang baik pula.Seorang atlit juara lompat jauh biasanya juga juara dalam lari sprint.

              Dalam lompat jauh, ada 3 gaya yang sering diperagakan para pelompat, di antaranya gaya jongkok, gaya menggantung atau gaya lenting, dan gaya jalan di udara. Kemudian teknik dasar  lompat jauh terdiri dari 4 rangkaian gerakan,yaitu seperti awalan, menumpu/tolakan, melayang, dan mendarat, ketiga gaya ini pada prinsipnya menggunakan teknik yang sama . Hanya saja perbedaan dari ketiga gaya ini dapat dilihat dari kondisi sikap tubuh pelompat pada saat melayang di udara.

Sejarah Lompat Jauh

           Sejarah singkat lompat jauh dapat kami jelaskan bahwa lompat jauh telah dikenal selama lebih dari 2800 tahun yang lalu dan merupakan salah satu even dalam Olimpiade pada masa Yunani Kuno dan satu-satunya even lompat yang dilombakan dalam Olimpiade Kuno. Pada awalnya perlombaan lompat jauh dimaksudkan sebagai bentuk latihan perang. Pada masa itu munculnya olahraga  lompat jauh ini dipercaya untuk melatih ketangkasan para prajurit dalam melompati rintangan yang berbeda, seperti parit atau jurang.
             Awalnya, dalam even ini para pelompat hanya diperkenankan menggunakan start lari jarak pendek. Selain itu, pelompat juga diharuskan berlari sambil membawa beban seberat 1 samapi 4,5 kg di kedua tangannya. Beban yang dimaksud dikenal dengan nama Halteres . Pada tahun705 M ,Sparta pernah mencatat rekor lompatan terjauh 7,05 meter Selanjutnya lompat jauh sudah menjadi bagian dalam ajang kompetisi dunia sejak Olimpiade  Modern pada 1896 di Athena, Yunani.

Amerika Serikat pernah berjaya di cabang lompat jauh pada olimpiade di Meksiko tahun 1968 .Pada waktu itu Bob Beamon berhasil melompat sejauh 8,90 m .Selanjut Mike Powell juga asal Amerika berhasil memecahkan rekor dengan hasil lompatan  8,95 meter.

Teknik Dasar Lompat Jauh

Teknik dasar lompat jauh dibagi dalam empat tahapan antara lain sebagai berikut :

 Teknik Awalan   

 Awalan atau ancang-ancang dilakukan untuk mendapat kecepatan yang tinggi pada waktu akan melompat. Jarak ancang-ancang tergantung kematangan dan kemampuan berakselerasi dengan kecepatanya. Teknik ini harus dilakukan dengan berlari pelan kemudian berlari secepat mungkin .Awalan lintasan lari dalam lompat jauh berjarak  40-45 m . 

       Teknik Menumpu

           Menumpu merupakan gerakan yang penting untuk menentukan hasil lompatan yang sempurrna. Dalam teknik ini pelompat melakukan tolakan pada papan tumpuan menggunakan kaki yang terkuat dengan mengubah kecepatan horizontal menjadi kecepatan vertikal.Sewaktu menumpu, posisi badan tidak boleh terlalu condong. Tumpuan harus kuat, cepat, dan aktif. Keseimbangan badan juga harus diperhatikan agar tidak goyang. Gerakan ayunan lengan sangat membantu menambah ketinggian serta menjaga keseimbangan badan. Gerakan tolakan memerlukan kecepatan, kekuatan, dan koordinasi gerakan yang memadai sehingga gerakannya lebih efektif.

3.       Teknik Melayang

         
Gerakan melayang dilakukan setelah meninggalkan balok tumpuan. Pada saat melakukan gerakan melayang, keseimbangan badan harus terjaga. Ayunan kedua tangan bisa membantu keseimbangan. Teknik melayang dapat dilakukan dengan sikap jongkok atau sikap bergantung sesuai dengan gaya yang digunakan. Dalam sikap jongkok, saat menumpu, kaki ayun mengangkat lutut setinggi-tingginya, disusul oleh kaki tumpu. Kemudian sebelum mendarat, kedua kaki dibawa ke arah depan.Sementara dalam sikap bergantung, kaki ayun dibiarkan tergantung lurus pada waktu menumpu. Tubuh diusahakan tegak, disusul oleh kaki tumpu dengan lutut ditekuk sambil pinggul didorong ke depan. Lalu, kedua lengan direntangkan ke atas.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan gerak melayang di udara adalah sebagai berikut.

  • ·         Memelihara keseimbangan badan saat melayang.
  • ·         Mengusahakan tahanan udara sekecil mungkin.
  • ·         Melecutkan pinggang kedepan untuk agar melayang di udara lebih lama .
  • ·         Mempersiapkan kaki untuk pendaratan.

          Teknik Mendarat

             Dalam teknik ini, pelompat harus berupaya mendarat dengan sebaik mungkin. Jangan sampai badan atau lengan jatuh ke belakang. Pendaratan pada bak lompat dimulai dengan posisi kedua tumit kaki dan kedua kaki agak rapat. Gerakan-gerakan waktu pendaratan harus dilakukan dengan dua kaki. Yang perlu diperhatikan saat mendarat adalah kedua kaki mendarat secara bersamaan, diikuti dengan dorongan pinggul ke depan. Sehingga,badan tidak cenderung jatuh ke belakang yang bisa berakibat merugikan si pelompat itu sendiri.
Mendarat merupakan tahapan terakhir di dalam proses olahraga lompat jauh. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak mendarat, antara lain:
1)      Dilakukan dengan konsentrasi serta daya sadar yang penuh agar gerakan yang tidak perlu bisa dihindari.
2)    Agar tidak terasa sakit, pendaratan harus dilakukan dengan memastikan kedua kaki sejajar dan bagian tumit mendarat pertama kali dengan posisi seperti sedang menjepit.
3) Sebelum tumit atlit lompat jauh benar-benat menyentuh medium pendaratan, ia harus benar-benar meluruskan kakinya ke depan. Hal ini dimaksudkan agar jarak di anatar kedua kakinya tidak terlalu berjauhan. Apabila terlalu lebar jaraknya akan mengurangi jarak jauhnya lompatan yang dicapai.
4)      Saat mendarat, pastikan tumit segera berpijak agar pantat tidak mendarat di medium pasir.
5)      Setelah mendarat, pastikan tidak keluar atau kembali ke tempat awalan sebab membuat pengukuran berubah. Dan jika bergerak ke belakang tentu jarak lompat akan berkurang. 
 
Gambar: Atli lompat jauh saat  melayang di udara












gaya berjalan di udara  dan gaya jongkok



gaya jongkok

Gambar: Lompat jauh saat  melayang di udara
Faktor-faktor yang mempengaruhi lompat jauh :
  • Kecepatan
  • Kekuatan
  • Daya ledak
  • Keseimbangan 
  • Ketepatan
  • Koordinasi gerakan

           Untuk meningkatkan kemampuan penguasaan teknik  lompat jauh, Anda harus memerhatikan faktor-faktor yang menentukan hasil  lompatan seseorang, di antaranya sebagai berikut.
·         Penentuan jarak awalan yang tepat
·         Penentuan irama lari awalan
·         Kemampuan menolak dan lepas landas
·         Kemampuan gerak melayang
·         Kemampuan gerak pendaratan

Ukuran Lapangan Lompat Jauh

Keterangan ukuran lapangan
  • ·         Panjang bak lompat 9 m
  • ·         Lebar bak lompat = 2,75 m 
  • ·         Lebar lintasan awalan = 1,22 m
  • ·         Lebar papan tumpu = 20 m
  • ·         Panjang papan tumpu = 1,22 m
  • ·         Bak lompat diisi dengan pasir

Macam macam gaya dalam lompat jauh
  • ·         Gaya jongkok
  • ·         Gaya berjalan di udara (walking in the air)
  • ·         Gaya menggantung  (snapper)
Hal hal yang perlu diperhatikan untuk meraih hasil maksimal

  •          Jarak awalan 30-40 dan dilakukan secepat cepatnya
  •          Menggunakan  kaki yang kuat untuk melakukan tolakan.
  • ·         Diusahakan melayang selama mungkin
  • ·         Waktu mendarat jangan sampai jatuh ke belakang
  •  
     Diskualifikasi
  • ·         Dipanggil 3 menit belum melompat
  • ·         Menumpu dengan 2 kaki
  • ·         Kembali ke arah awalan, setelah melompat
  • ·         Mendarat luar bak lompat
Tugas Juri Pengangkat Bendera
  • ·         mengangkat bendera merah apabila pelompat gagal atau diskualifikasi
  • ·         mengangkat bendera putih jika lompatan benar.

Peraturan Dasar Lompat Jauh
Berikut ini beberapa peraturan dasar dalam lompat jauh.

a.  Lintasan Lari Awalan
Panjang lintasan lari awalan minimal 40 m, sementara lebarnya minimal 1,22 m dan maksimal 1,25 m. Lintasan dibatasi dengan garis putih selebar 5 cm di sebelah kanan dan kirinya.

b.  Papan Tolak
Papan tolak berbentuk segi empat, terbuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dan di cat putih. Papan tolakan ditanam tidak kurang dari 1 meter dari tepi dekat tempat pendaratan. Jarak papan tolak dengan sisi terjauh dari tempat pendaratan minimal 10 m. Di belakang garis tolakan dipasang papan plastisin atau bahan lain yang sesuai, yang berfungsi sebagai pencatat injakan kaki pelompat yang salah dan membekas di papan tersebut.
Ukurannya papan tolakan adalah sebagai berikut.
·         Panjang =1,21–1,22 m
·         Lebar =1,98–2,02 dm
·         Tebal   =1,00 dm

c.  Bak Pendaratan
Lebar bak pendaratan minimal 2,75 m. Bak pendaratan harus diisi dengan pasir yang lembut dan basah. Permukaan atasnya harus datar dan rata dengan permukaan papan tolak.
Peraturan Perlombaan Lompat Jauh

Dalam perlombaan  lompat jauh, terdapat beberapa aturan khusus sebagai berikut.
  1. Jika  jumlah peserta lebih dari 8 peserta, tiap peserta diberi tiga kali kesempatan melompat dan kemudian diambil 8 pelompat dengan hasil lompatan terbaik. Jika hasil lompatan yang sama pada urutan yang kedelapan, maka diberikan tiga kali kesempatan  lompatan kepada masing-masing pelompat.  Jika  jumlah peserta 8 orang atau kurang, setiap peserta diberikan 6 kali kesempatan lompatan.
  2. Seorang pelompat dinyatakan gagal apabila melakukan hal-hal berikut. 
  •  Saat menumpu, dia menyentuh tanah setelah garis batas tumpuan dengan bagian tubuh     yang manapun, baik sewaktu melompat ataupun hanya berlari tanpa melompat;  atau
  •  Bertumpu dari luar ujung balok tumpuan, baik sebelum atau pada perpanjangan garis batas tumpuan; atau
  • Menyentuh tanah antara garis tumpuan dan tempat pendaratan; atau 
  • Melakukan gerakan semacam salto pada saat melakukan awalan ataupun saat melompat; atau 
  • Saat mendarat, menyentuh tanah di luar tempat pendaratan lebih dekat ke garis tumpuan  daripada bekas terdekat yang terjadi di pasir; atau 
  • Ketika meninggalkan tempat pendaratan, kontaknya yang pertama dengan tanah di luar tempat-pendaratan lebih dekat ke garis tumpuan daripada bekas terdekat pada pasir saat mendarat, termasuk setiap bekas di pasir yang terjadi saat badannya tak seimbang waktu mendarat yang sepenuhnya terjadi di tempat pendaratan namun lebih dekat ke garis tumpuan dari pada  bekas permulaan yang dibuat saat mendarat.     
  • Catatan (i): Bila atlet berlari di luar garis lintasan awalan, hal ini tidak termasuk kegagalan
    Catatan (ii): Berkaitan dengan ayat 1(b) di atas, bila sebagian kaki/sepatu atlet menyentuh tanah di luar ujung papan tumpuan sebelum garis batas tumpuan, juga tidak termasuk kegagalan.
    Catatan(iii):Tidak termasuk kegagalan, bila atlet menyentuh tanah di luar tempat pendaratan dengan bagian tubuh manapun saat mendarat asalkan bukan kontak pertama dan tidak menyalahi ayat 1(e) di atas.
    Catatan(iv) :Tidak termasuk kegagalan, bila seorang atlet berjalan balik melalui tempat pendaratan, setelah meninggalkan tempat pendaratan dengan cara yang benar.
    Kecuali seperti yang disebutkan pada ayat 1 (b)diatas, bila atlet melakukan tumpuan sebelum papan tumpuan, tidaklah  dianggap sebagai kegagalan.
    Semua lompatan harus diukur dari bekas terdekat pada tempat pendaratan yang dibuat oleh  bagian tubuh manapun ke garis batas tumpuan, atau perpanjangannya ( lihat alinea 1(f) di atas Pengukurannya harus dilakukan tegak-lurus terhadap garis tumpuan atau perpanjangannya. 
    Menyentuh tanah di belakang garis batas tumpuan dengan bagian tubuh manapun,  baik  sewaktu membuat  ancang-ancang  lompat maupun sewaktu lari kencang tanpa membuat tolakan.
      3. Semua lompatan harus diukur dari tempat bekas pendaratan di bak lompat ke balok tumpuan. 
          Cara pengukuran harus tegak lurus dengan garis tumpuan atau perpanjangannya. Pengukuran
          dilakukan dari sisi bekas pendaratan yang terdekat dengan balok tumpuan lalu ditarik lurus ke 
          sisi balok tumpuan yang dekat dengan bak lompat

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ukuran lapangan ,Teknik ,dan Pertaturan Lompat Jauh

1 komentar:

  1. Hey Sobat pecinta Slot, sabung ayam dan game oline menarik lainnya...
    Lagi berkunjung Pagi ini...
    Lagi browsing, trs sampai ke sini.
    :)
    Mantep tulisannya, ditunggu tulisan selanjutnya ya Sob.
    Main balik kesini review slot lady godiva

    BalasHapus