Kamis, 18 Mei 2017

Unsur-unsur,Pengertian ,Manfaat,dan Rumus DNM dalam Kebugaran Jasmani Terlengkap



Kebugaran Jasmani

Salam Olahraga..

Para pecinta olahraga dimanapun kalian berada masih ingat mungkin saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar dahulu ,kita sudah dikenalkan dengan pribahasa berikut ini .” Min sana in cooperi sana” artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.
Agar tubuh menjadi kuat dan bugar,maka diperlukan makanan yang bergizi dan olahraga yang teratur.Untuk itu kita perlu melakukan latihan kebugaran secara rutin,agar tubuh selalu sehat.

Hakikat kebugaran jasmani

Kebugaran jasmani sangat didambakan oleh semua orang,sebab dengan tubuh yang sehat dan bugar secara tidak langsung kita  dapat melaksanakan aktivitas kita sehari-hari.Perlu diketahui bahwa,seseorang yang merasa sehat belum tentu bugar,sebab untuk dapat melakukan akltivitas tidak hanya dituntut bebas dari penyakit .Namun seseorang dituntut juga harus memiliki kebugaran jasmani.Hakikat kebugaran jasmani adalah hal yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mendapatkan kebugaran jasmani. Misalnya ketika kita mengantuk maka mata berhak untuk istirahat sejenak.
Dengan demikian ada hubungan yang tidak dipisahkan antara kebugaran dan kesehatan.

Pengertian Kebugaran Jasmani 

Kebugaran jasmani atau kesegaran jasmani adalah kata lain dari Physical fitness,merupakan sebuah konsep yang berhubungan dengan kualitas kemampuan fungsi organ tubuh untuk menjalankan tugas dalam kehidupan sehari-hari.
Sehat adalah terbebasnya tubuh baik fisik maupun mental dari segala penyakit.
Bugar adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara maksimal, dan masih mempunyai cadangan tenaga tanpa mengalami kelelahan yag berlebih

Kebugaran jasmani secara umum dapat diartikan adalah Kesiapan dan kemampuan tubuh untuk melakukan penyesuaian terhadap beban yang dikerjakan tanpa merasa lelah,sehingga seseorang masih memiliki cadangan tenaga untuk menjalankan tugas berikutnya.

Kemampuan seseorang untuk melakukan kegiatan,fisik tentu memerlukan hal-hal berikut seperti ,kekuatan,daya tahan ,kelincahan dan kelenturan.Disamping kekuatan ,daya tahan ,kelincahan dan kelenturan kebugaran jasmani  terdapat beberapa unsur lain yang harus dipenuhi yaitu,kecepatan dan keseimbangan.

Tiga hal penting dalam kebugaran jasmani, yaitu:
  1. Fisik, berhubungan dengan otot, tulang, dan bagian lemak.
  2. Fungsi Organ, berhubungan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan paru-paru (pernafasan)
  3. Respon Otot, berhubungan 


Manfaat Kebugaran Jasmani

  1. Berikut ini 10 manfaat yg diperoleh dari kebugaran tubuh.
  2. Meningkatkan sirkulasi darah dan sistem kerja jantung
  3. Meningkatkan stamina dan kakuatan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih energik
  4. Memiliki kemampuan pemulihan organ-organ tubuh secara tepat setelah latihan
  5. Memiliki respon tubuh yang tepat
  6. Mengurangi risiko obesitas
  7. Mencegah penyakit jantung
  8. Menurunkan tekanan darah tinggi
  9. Mengatasi depresi
  10. Meningkatkan energi
  11. Terhindar dari osteoporosis (tulang keropos) 
Untuk mencapai kebugaran jasmani diantaranya dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Melakukan latihan secara teratur.
  2. Melakukan latihan dengan perencanaan dan program yang baik
  3. Menjaga kondisi dalam keadaan sehat.
Program latihan kebugaran jasmani haruslah direncanakan dengan baik.Sehingga dapat tercapai apa yang menjadi tujuan utamanya yaitu meningkatkan kebugaran jasmani.Ada 3 faktor utama yang harus dipenuhi dalam mendukung program latihan dalam kebugaraan jasmani antara lain sebgaai berikut :

1. Penjadwalan
Jadwal harus disusun dengan baik sehingga latihan akan berjalan dengan baik pula .Artinya setiap pelaksanan latihan yang akan dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat
2.Pembuatan program latihan yang terukur
Artinya program yang akan dilakukan dalam latihan terebut heruslah sesuai dengan usia dan tujuan dari latihan yang kita lakukan.Misalnya melatih daya tahan tubuh maka latihan yang dilakukan yaitu mengarah untuk kemampuan daya tahan tubuh seperi jogging selam 45 menit dan sebagainya.
Perlu juga diperhatikan agar program latihan yang dijadwalkan tercapai dengan baik maka harus memperhatikan faktor-faktor berikut ini
1.     Frekuensi : Yaitu seberapa sering seseorang melakukan aktivitas jasmaniyang berkaitan dengan kesehatan.

2.     Intensitas yaitu seberapa berat seseorang berlatih selama periode latihan       tertentu.Ukurann berat ringannya latihan tergantung dari tujuan yang akan di capai.

3.     Waktu yaitu itu lamanya suatu aktivitas jasmani yanhg dilakukan agar bermanfaat bagi kesehatan.

4.     Tipe yaitu bagaimana kekhususan bentuk latihan yang dilakukan terkait dengan kebugaraan jasmani.
Di awal artikel ini saya sudah menyebutkan bahwa unsur-unsur dalam kebugaran jasmani meliputi :
  1. Kekuatan (Streght)
  2. Daya tahan (Endurance)
  3. Daya Otot (Muscular Power)
  4. Kecepatan (Speed)
  5. Daya lentur (Flexibility)
  6. Kelincahan (Agility),
  7. Koordinasi (Coordination)
  8. Keseimbangan (Balance)
  9. Ketepatan (Accuracy)
  10. Reaksi (Reaction)

Dari ke sepuluh unsur kebugaran di atas pada saat kita akan mengawali latihan ,ada hal yang sangat vital yang harus kita lakukan yaitu memantau “denyut nadi “terlebih dahulu .Kemudian apabila denyut nadi sebelum latihan sudah di ketahui ,maka dilanjutkan pemantauan denyut nadi zona latihan .ada dua cara yang dapat dilakukan dalam memantau denyut nadi :
1.       Dengan cara meraba denyut nadi di pegelangan tangan
2.       Meraba denyut nadi pada arteri caritid pada leher.
Denyut nadi di hitung selama 1 menit ,namun cara penghitungannya di hitung cukup 15 detik kemudian hasilnya dikalikan 4 .
Rumus penghitung denyut nadi maksimal ( DNM )
Untuk mengetahui cara menghitung denyut nadi sebelum dan selama  zona latihan yaitu :
DNM =  220 – USIA
Target denyut nadi zona latihan untuk kebugaran tingkat dasar adalah antara 60 % samapi 70 % dari DNM
Berikut ini  contoh penghitungan denyut nadi zona latihan untuk usia anak yang berumur 15 tahun dengan zona latihan 60% samapi 70 % 
DNM = 220 – 15 = 205
Maka target denyut nadi zona latihan untuk anak usia 15 tahun dihitung sebagai berikut
60 % x 205 = 123
70 % x 205 = 144,5
Jadi target denyut nadi zona latihan yang harus dicapai untuk anak usia 15 tahun dengan target zona latihan 60% sampai 70 % adalah berkisar antara 123 kali/menit sampai 144,5 kali/menit.Semakin tinggi volume latihan maka semakin tinggi denyut nya yang jelas untuk usia tersebut denyut nadi zona latihan tidak boleh melebihi denyut nadi  205 kali /menit

Tujuann untuk mengetahui denyut nadi maksimal adalah untuk menghindari terjadi volume latihan melebihi dari denyut nadi atlet yang kjita latih .Apabila melebihi dari denyut dari maksimal akan menyebabkan seseorang /atlet pecah pembuluh darah ,karena itu pemantauan denyut nadi sangat penting dalam melakukan latihan kebugaran jasmani..Semakin tinggi usia sesorang maka semakin sedikit DNM nya.Misal usia seseorang 40 tahun maka target latihan untuk volume latihan 70% yaitu  70% X 180 = 127 KALI  sedangkan DNM nya 180 denyut nadi per menit apabila melebihan dari 180 denyut nadi per menit maka akan berakibat vatal.Karenaa itu saya sarankian untuk selalu memaantau denyut nadi pada saat melakukan latihan kebagaaran jasmani ataupun padaa saat melakukannaktivitas olah raga.

Di akhir artikel ini saya juga akn menguraikan tentang tujuan latihan kebugaran jasmani  adalah sebagai berikut ::
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan kelentukan persendian
  • Meningkatkan kekuatan otot dan kecepatan
  • Meningkatkan sistem sirkulasi darah, sistem saraf, dan fungsi jantung.
  • Mempertahankan dan menyelaraskan kondisi tubuh dalam kehidupan sehari-hari
Demikianlah artikel ini saya uraikan Semoga bermanfaaat

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Unsur-unsur,Pengertian ,Manfaat,dan Rumus DNM dalam Kebugaran Jasmani Terlengkap

0 komentar:

Posting Komentar