Selasa, 09 Mei 2017

Peraturan Perwasitan Pencak Silat dan Jenis-jenis Keputusan Pemenang .



PERATURAN PERTANDINGAN PENCAK SILAT 


 

           Seorang Wasit Pencak  Silat hendaklah profesional dalam memimpin suatu pertandingan.Berikut ini akan kami kupas beberapa hal tentang Keputusan wasit dalam menentukan pemenang,sikap dan larangan bagi wasit.:


KEPUTUSAN PEMENANG DALAM PERTANDINGAN PENCAK SILAT

Sebelum  saya menguraikan tentang jenis-jenis Keputusan Pemenang oleh Wasit dalam suatu perandingan pencak silat terlebih dahulu kami jelaskan  tentang Landasan dalam Pertandingan Pencak Silat yang meliputi :
1.       Prinsip sebagai olahraga ,artinya pertandingan dilakukan dengan didasarkan pada jiwa
Dan norma- norma olahraga ,dengan mengembangkan sportifitasdan semangat kesatria
2.       Kaidah Pencak Silat ,artinya para pesilat dalam bertanding haruslah dalam mengembangkan teknik dan taktik bertanding berdasarkan kaidah dalam pencak silat.,yaitu adanya sikap pasang,pola langkah dan koordinasi yang baik dlam menyerang dan membela kembali sikap pasang.
Jenis-jenis Keputusan Pemenang Dalam pertandingan Pencak Silat.
                Seorang wasit dan juri dalam suatu pertandingan Pencak silat harus mengerti dan memahami jenis keputusan apa yang akan diberikan kepada  pemenang dalam suatu pertandingan pencak silat.Sehingga diharapkan tidak ada kesalahan dalam memutuskan seorangh pemenang.

Adapun jenis-jenis keputusan pemenang serta unsur-unsurnya adalah sebagai berikut :

1.       Menang Angka ,apabila 

-          pertandingan selam  3 babak ,jumlah juri yang menentukan menang atas seorang pesilat lebih banyak dari l;awannya ‘
-          Bila hasil nilai sama maka dapat dilihat dari hukuman ,pesilat yang sedikit mendapat hukuman itu ,atau tidak pernah mendapat hukuman dialah yang menang.
-          Bila terjadi nilai yang sama maka pemenang nya adalah pesilat yang berhasil mengumpulkan nilai prestasi teknik tinggi.
-          Bila nilainya masih sama maka, pertandingan ditambah satu babak lagi.
-          Bila nilainya masih sama maka, dilaihat hasil penimbangan berat badan 15 menit sebelum bertanding,pesilat yang lebih ringan yang menjadi juaranya.
-          Bila masih sama maka diakan undian oleh ketua pertandingan yang disaksikan oleh kedua manejer tim.

2.       Menang Teknik ,apabila

-          Permintaan dari pesiat itu sendiri tidak bisa melanjutkan pertandingan.
-          Permintaan pendamping pesilat/pelatih yang tidak bisa melanjutkan pertandingan.
-          Keputusan Dokter pertandingan tentan “unfit”seperti cidera berat.
-          Keputusan Wasit.

3.       Menang Mutlak .
-          Disebabkan pesilat jatuh oleh serangan yang Sah dan tidakdapat bangkit dlam 10 hitungan.

4.       Menang W.M.P.( Wasit Menghentikan Pertandingan )
-          Disebabkan karanapertandingan yang tidak seimbang.

5.       Menang Diskualipikasi.

-          Karena lawan mendapat peringataan III.
-          Lawan melakukan pelanggaran tingkat pertama,yang menyebabkan cidera tidak dapat melanjutkan pertandingan oleh Dokter pertandingan.
-          Lawan melanggar norma-norma olahraga.
-          Berat badan tidak sesuai dengan ketentuan saat penimbangan 15 menit sebelumtanding.

SIKAP-SIKAP MEMIMPIN PERTANDINGAN

                Seorang wasit harus memahami sikap-sikap dalam memimpin pertandingan pencak silat.Sehingga diharapkan dalampertandingan tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang dihrapakan.

Adapunsikap seorang Wasit antara laian

a.       Posisi dan Langkah

-          Posisi segi tiga sama kaki dengan pesilat.
-          Wasit dalam mengikuti gerak langkah pesilat langkahnya tidak terlalu pendek atau lari-lari kecil,tetapi langkah panjang dan efisien
-          Sikap awal memulai pertandingan dengan mengambil kuda-kuda depan segi tiga dengan pesilat,tangan diacungkan kedepanndengan aba-aba “ Bersedia “
-          Jika pesilat belum melakukan sikap pasang maka ditambah aba-aba “ Pasang “dan dilanjutkan dengan aba-aba “ Mulai “

b.      Sikap Melerai.

-          Dilakukian dengan mendekati kedua pesilat dengan isyarat aba-aba “Berhenti “
-          Jika pesilat sedang bergumal,dilakukan dengan menepuk badan pesilat dengan aba-aba “ Berhenti “

c.       Sikap Memberi Teguran dan Peringatan.

-          Kesalah kecil yang dilakukan pesilat cukup dengan teguran isyarat atau ucapan singkat.
-          Pemberian teguran dengan sikap kaki rapat,pesilat dipanggil tunjukkan kesalahan pesilat dengan bahasa isyarat,Kemudian angkat tangan keatas dengan tanda jari 1 atau 2 selama 5 detik sambil memegang tangan pesilat yang mendapat peringatan.

d.      Sikap dalam teknik Jatuhan.

-          Apabila pesilat melakukan serangan jatuhan sah maka wasit dalam mengesahkan jatuhan dilakukan dengan cara sikap tangan mengepal ibu jari terbukadiarahkan dari posisi herizontal turun ke bawah tangan yang lainmenunjukkan Pesilat yang berhasil menjatuhkan.
-          Apabila jatuhan tidak sah wasit segra menghentikan pertandingan dan menyilangkan kedua tangan kebawah diantara kedua pesilat

LARANGAN BAGI WASIT

                Seorang wasit tidak boleh :
-          Memisah dengan pukula,tendangan tamparan dan sebagainya.
-          Marah-marah.
-          Lepasn Konsentrasi  dari kedua pesilatbyang bertanding.
-          Hilang kontrol.

Sanksi atas pelanggaran dibagi 3 yaitu :
1.       Teguran
2.       Peringatan
3.       Diskualipikasi 

Langkah -langkah seorang wasit dalam mengambil keputusan  pada saat hal- hal berikut ini :


Jatuhan sah pesilat tidak bisa bangun
             a.       Menghentikan pertandingan
b.      Memberi tanda jatuhan sah
c.       Menempatkan pesilat pada sudut netral
d.      Memanggil timer
e.       Memberi hitungan mutlak
f.       Memanggil medis
e             KP untuk laporan
h.      Keputusan pemenang

Pesilat melakukan pelanggaran berat (merah ), medis mengatakn fit, namun pesilat (biru) tidak mau bangun.
a.       Wasit menghentikan pertandingan
b.      Wasit memanggil pesilat merah
c.       Wasit memberikan peringatan pada pesilat merah
d.      Wasit menyuruh pesilat ke sudut netral
e.       Wasit memanggil medis ( wasit mengatakn fit )
f.       Wasit menghitung pesilat (biru )
g.       Wasit menghitung sampai hitungan 9, menanyakan pesilat apakah siap, pesilat tidak mau bangun wasit melanjutkan sampai hitungan 10
h.      Wasit memanggil medis
i.        Wasit menuju KP
j.        Wasit melapor bahwa sampai hitungan 10 pesilat ( biru ) tidak mau bangun, namun medis mengatakn fit
k.      Keputusan pemenang untuk sudut ( merah ) kemenangan teknik

 Pesilat melakukan pelanggaran berat (merah ), medis mengatakn unfit, pesilat (biru) tidak bangun
a.       Wasit menghentikan pertandingan
b.      Wasit memanggil pesilat merah
c.       Wasit memberikan peringatan pada pesilat merah
d.      Wasit menyuruh pesilat ke sudut netral
e.       Wasit memanggil medis ( wasit mengatakn unfit )
f.       Wasit menuju KP untuk melapor
g.       Wasit melapor bahwa pesilat biru tidak dapat melanjutkan pertandingan, medis
          mengatakan unfit
h.      Keputusan pemenang unutk sudut (biru) kemenangan teknik

Pesilat melakukanpelanggaran berat (merah ), medis mengatakn fit, pada hitungan ke empat pesilat (biru) bangun.
a.       Wasit menghentikan pertandingan
b.      Wasit memanggil pesilat merah
c.       Wasit memberikan peringatan pada pesilat merah
d.      Wasit menyuruh pesilat ke sudut netral
e.       Wasit memanggil medis ( wasit mengatakn fit ) namun pesilat tidak bangun
f.       Wasit menghitung pesilat (biru) dengan hitungan teknik, pada saat hitungan
          4 pesilat
          dapat    bangun, namun wasit tetap melanjutkan hitungan sampai hitungan 9.
g.       Wasit menyiapkan pesilat untuk bertanding kembali




Sikap dalam Menang Mutlak.


-          Wasit melakukan hitungan dengan meluruskan lengan kebelakang lalu dibengkokkan ke depan sampai hitungan 8/10.Apabial sampai hitungan 8 pesilat bisa babgun maka,pertandingan bisa dilanjutkan.







Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Peraturan Perwasitan Pencak Silat dan Jenis-jenis Keputusan Pemenang .

0 komentar:

Posting Komentar